can i order cigarettes online where can i buy lucky strikes in atlanta

Lombar Fokus Bangun Pariwisata


scan0002GIRI MENANG – Kabupaten Lombok Barat (Lobar) akan memfokuskan pembangunan di sektor pariwisata. Dalam waktu lima tahun ke depan, Lobar harus menjadi daerah tujuan wisata utama di NTB. “Kita akan mulai berbenah,” kata Bupati Lombar Zaini Arony dalam rapat paripurna DPRD kemarin. Menurutnya, saat ini pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor daerah menurun. Namun saat ditanya penurunan, Zaini tidak tahu secara pasti. “Yang jelas ada penurunan,” tegasnya.
Dikatakan, penurunan jumlah pariwisata yang berkunjung ke Lobar disebabkan oleh larangan terbang maskapai penerbangan dari dan ke uni Eropa. Selain itu, larangan terbang yang dikeluarkan oleh pemerintah Australia terhadap warganya pasca terjadinya bom Bali. “Faktor-faktor seperti ini sangat mengganggu pariwisata Lobar,” tuturnya.
Salah satu langkah nyata yang segera ia terapkan adalah menertibkan semua pelaku pariwisata. Sebab, lanjutnya, persaingan yang kurang kompetitif diantara mereka berdampak buruk pada pariwisata di Lobar.”Semuanya harus kita tataulang,” terangnya.
Tidak hanya itu munculnya tempat-tempat wisata barubaik di dalam dan luar negeri membuat objek wisata di Lobar semakin ditinggalkan oleh wisatawan. Karena itu, dalam waktu dekat, pihaknya berencana membuat objek wisata baru. “Pantai di sekotong dan Bangko-Bangko akan di percantik,” jelasnya.
Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lobar Robijono Prasetijanto saat ditemui di tempat terpisah sangat menyambut baik keinginan bupati. Dia menambahkan, selain membuka objek wisata baru, tempat wisata lama juga akan dibenahi kembali. “Seperti Senggigi akan menjadi ikon,” katanya.
Robi berjanji Senggigi akan lebih diperhatikan. Terutama kebersihan pantai dan keamanannya. “Kita akan bekerjasama dengan masyarakat setempat untuk menciptakan suasana bersih dan aman,” terangnya.
Pantai Senggigi mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Image yang sudah bagus tersebut harus terus ditingkatkan.”Kita tidak ada salahnya mencontoh apa yang dilakukan Bali,” tukasnya.

(Sumber: dikutip dari Harian Lombok Post)