can i order cigarettes online where can i buy lucky strikes in atlanta

Lombok Yang Mempesona, Sumbawa nan Eksotis


3012Nusa Tenggara Barat tak hanya memiliki Lombok,tapi juga Sumbawa yang keindahan alamnya memapu mengundang sejumlah Senator AS, raja minyak Timur Tengah, artis legandaris Mick Jagger, hingga Lady Diana dan pangeran William merasakan pesonanya. Wajar, bila kemudian pariwisata akan dikembangkan sebagai tulang punggung perekonomian Nusa Tenggara Barat.

Terdiri dari dua pulau besar, Lombok dan Sumbawa, provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berhasrat menjadi destinasi wisata utama. Potensi alam berupa keindahan bawah laut, garis pantai spanjang 2.333 kilometer, hutan hujan tropis yang asri dan kesegaran hawa pegunungan menjadi modal utama pariwisata NTB. Modal itupun diperkuat dengan keragaman budaya lokal yang akan membuat para turis pulang dengan rasa takjub dan puas. Pulau berpantai panjang yang bernama Lombok itu memang sudah lebih dulu go international dari pada saudara kandungnya pulau Sumbawa.

Pantai senggigi misalnya, resort dan hotel berbintang sudah kian menjamur, turis lokal mulai meramaikan ruang-ruang rapat, dan turis manca Negara mudah dijumpai ditepian pantai. Apalagi bila anda menyebrang ke tiga Gili (Trawangan, Menoo, dan Air), boleh bilang, lebih mudah menjumpai turis berambut pirang yang sedang asik berjemur daripada turis lokal. Namun, bukan berarti pulau Sumbawa belum go international. Anda tentu pernah mendengar letusan dahsyat gunung Tambora pada 1815. Ledakan konon terdengar hingga Sumatera yang berjarak sekitar 2000 kilometer, dan hujan abunya jatuh hingga Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku. Korban Jiwa yang ditimbulkan tak kurang dari 71.000 orang, dan 12.000 diantaranya terbunuh langsung dari letusan itu. Kedahsyatannya tak berhenti disitu, berdasarkan para peneliti, abu yang ditimbulkan dari letusan gunung itu membuat iklim di Ameraka Utara dan Eropa pada 1816 tak mempunyai musim panas. Sinar matahari tertutup oleh abu vulkanik sehingga panen gagal, ternak mati, dan tragedy kelaparan terburuk pada abad ke-19. Letusan gunung Tambora pun membuat perhatian dunia tertuju pada pulau Sumbawa, sama seperti letusan Gunung Krakatau pada 1883. Satu bukti lagi bahwa Sumbawa telah go International adalah keindahan Pulau Moyo, tempat berdirinya Resort Amanwana, satu group dengan Amanjiwa di Jawa tengah Amandari, Amannusa, dan Amankila di Bali. Manurut selebritis, senator AS, pengusaha minyak pernah merasakan keasrian alam seraya melakukan aktivitas menyelam, berenang hingga berburu. Sebut saja artis legendaries Mick Jagger, Lady Diana, dan Pangeran William yang pernah merasakan keesksotikan dan keeksklusifan Pulau Moyo yang mempunyai luas sekitar 30.000 hektare itu. Lahir dari ide Abdul Kadir, seorang putra daerah, ketika merasakan ratusan malam berburu di pedalaman Afrika, telah membuat Pulau Moyo dengan Amanwana terkenal sebgai salah satu resort termahal di dunia. Insting Abdul Kadir dalam menilai keindahannya alamnya itu kemudian dibuktikan oleh beberapa penlitian bawah laut yang pernah dilakukan oleh LIPI pada 1993. Disekitar Moyo, banyak ditumbuhi terumbu karang yang mempunyai lebar sekitar 60 kilometer dengan panjang 30 kilometer dan goa-goa kecil diantaranya. Fenomena serupa juga dapat ditemui disekitar Pulau Moyo semisal di Brangkoa, Sebotok, dan Satonda. Selain keindahan alam bawah laut Sumbawa juga memiliki beberapa lokasi berselancar yang cukup diakui oleh dunia. Sebut saja Pantai Jelenga, Pantai Maluk, dan di sebelah selatannya ada ombak setinggi 12-15 kaki yang dikenal dengan sebutan Yo Yo’s. Di kabupaten Dompu ada Hu’u Lakei yang beberapa kali digunakan sebagai tempat kejuaraan selanjar International. Sayangnya, semua pesona yang dimiliki Lombok dan keeksotisan alam yang dimiliki Sumbawa itu belum terpromosikan dengan baik. Nah, dalam rangka mempromosikan Lombok dan Sumbawa sebagai destinasi wisata itulah pemerintah provinsi NTB membawa Tourism Indonesia Mart and Expo (TIME) ke Lombok. Menurut Badrul Munir, wakil gubernur NTB, pelaksanaan TIME besok akan dihadiri sekitar 1.000 buyers, terdiri dari 700 buyers lokal dan 300 buyers international. “Kita akan mempromosikan TIME di Berlin, Australia, dan beberapa Negara di Asia. Kita akan menggelar pertemuan dengan sejumlah agen besar di Negara tersebut dan mengundangnya untuk datang ke Lombok, “ kata Badrul Munir. Adapun persiapan yang sudah dilakukan untuk menggerlar pasar wisata itu adalah meminta beberapa maskapai untuk menambah frekwensi penerbangan ke Lombok, infrastruktur venue, jalan, dan fasilitas lainnya. “Kita akan belajar dari pengalaman TIME sebelumnya sehingga pelaksanaan TIME 2009 bisa lebih baik, “ kata Badrul.