can i order cigarettes online where can i buy lucky strikes in atlanta

80 Overseas Buyers (Confirm Participation In Time)

October 12, 2009 by admin  
Filed under News

mrmusbah1Following many meetings and much lobbying, as of now 80 Overseas Buyers have confirmed they will attend the Tourism Indonesia Mart and Exhibition (TIME) which will be held this October at The Santosa Hotel in Sengigi. The organizer is aiming for around 150 overseas buyers to attend TIME. The secretary of Lombok Sumbawa Promo, Rosa Stuart, will soon go to Singapore Tourism Market (NATAS), and promote TIME and register participants who will attend this event.
Meanwhile, the Head of Lombok Sumbawa Promo, Misbah Mulyadi, says that preparations for the upcoming TIME event are 70 percent complete. He adds that his office continues to coordinate with Pacto, the event organizer, regarding preparations for the venue, arrival schedule, and a welcoming ceremony for the participants. Read more

Taking A Peek At Lombok

October 12, 2009 by admin  
Filed under News

sengigiWhile it takes only  20 minutes of flying time of Garuda Indonesia’s Boeing 737-400 to bring you from Ngurah Rai airport in Bali to Mataram, the capital city of Lombok, the two islands are actually worlds apart.

Lombok’s quite and undeveloped environment stands in marked contrast to that of Bali’s, beckoning travelers seeking a relaxed pace and spectacular natural beauty.

Most well-heeled tourists tend to gravitate towards Sengigi, a 10-kilometer strip along the coastal road north of Mataram, where most star-rated beach resorts and nightlife are found.

Lombok is just as large as Bali and offers many tourism sites that suit all kinds of visitors. And the right time to visit Lombok is May, when the climate is perfect bright, sunny days amidst lush greenery.

The population of Lombok, which forms part of the Province of West Nusa Tenggara is no more than three million. As such, many with no hidden interest of pretense actually wish to see Lombok remain as is: quite, natural and pure.

But such thoughts may not be fair to the local community, which can make strides only if the tourism business grows. On the other hand, that can only happen if physical development in the forms of infrastructure and other public facilities takes place.

Lombok is not a place that offers surfing, diving and snorkeling opportunities only, but also beautiful woven textiles like Songkets and Ikats that can be used as sarong, wall decoration and tableware. Check out the traditional hand weaving village in Puyung, Central Lombok, if you’re a collector of fine textiles. Read more

SBY kagumi NTB (Canangkan VLS 2012 dan Panen Mutiara)

September 11, 2009 by admin  
Filed under News

scan0006Mataram - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mencanangkan Visit Lombok-Sumbawa (VLS) 2012, di kawasan wisata Senggigi, lombok Barat kemarin (6/7). Momentum Pencanangan VLS 2012 juga diisi dengan panen mutiara bersama ibu negara Ny. Ani Yudhoyono, para menteri dan juga Gubernur NTB.

PEMPROV NTB mencanagkan program Visit Lombok-Sumbawa 2012 menggunakan perhitangan yang matang. Gita Ariadi, Kepala Dinaas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB mengurai mengapa angka 2012 dipilih. “Ini hitungan statistic.Bila pertumbuhan wisata Lombok dihitung linier, mulai dari 10 persen lalu 15 persen dan seterusnya, jumlah 500.000 wisatawan pada 2008 bakal mencapai 9.450.888 pada 2012.” Ungkap Gita.”Jadi, angka itu kami bulatkan menjadi sejuta orang pada 2012.” Tambahnya. Read more

Lombar Fokus Bangun Pariwisata

September 11, 2009 by admin  
Filed under News

scan0002GIRI MENANG – Kabupaten Lombok Barat (Lobar) akan memfokuskan pembangunan di sektor pariwisata. Dalam waktu lima tahun ke depan, Lobar harus menjadi daerah tujuan wisata utama di NTB. “Kita akan mulai berbenah,” kata Bupati Lombar Zaini Arony dalam rapat paripurna DPRD kemarin. Menurutnya, saat ini pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor daerah menurun. Namun saat ditanya penurunan, Zaini tidak tahu secara pasti. “Yang jelas ada penurunan,” tegasnya.
Dikatakan, penurunan jumlah pariwisata yang berkunjung ke Lobar disebabkan oleh larangan terbang maskapai penerbangan dari dan ke uni Eropa. Selain itu, larangan terbang yang dikeluarkan oleh pemerintah Australia terhadap warganya pasca terjadinya bom Bali. “Faktor-faktor seperti ini sangat mengganggu pariwisata Lobar,” tuturnya.
Salah satu langkah nyata yang segera ia terapkan adalah menertibkan semua pelaku pariwisata. Sebab, lanjutnya, persaingan yang kurang kompetitif diantara mereka berdampak buruk pada pariwisata di Lobar.”Semuanya harus kita tataulang,” terangnya. Read more

Setelah Start Berkali-kali Sejuta Turis 2012

August 7, 2009 by admin  
Filed under News

3002Jarak bali Lombok dapat ditempuh kurang dari setengah jam dengan menggunaan pesawat udara. Namun, jarak antara dunia wisata di Bali dan Lombok lebih dari 50 tahun. Apa yang perlu dibenahi? Jarak pertama dihitung dari ketika pesawat lepas landas di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, sampai pesawat mendarat di Selaparang, Mataram. Jarak kedua, dikalkulasi dari ketika Bali menjadi tujuan wisata sejumlah seniman Eropa, awal 1930-an, dan ketika di Meniting, Lombok, berdiri hotel pertama yang layak untuk turis, pertengahan 1980-an.

Pada awal 1930-an itu, sejumlah seniman dating dan bermukim di Bali, antara lain Rudolf Bonnet dari Belanda dan Walter Spies dari Jerman. Sejak itu, banyak orang asing yang bepergian ke Bali, sekedar menikmati alam yang perawan ketika itu dan budaya yang eksotis (menurut kacamata Barat). Dari peristiwa dan aktivitas dunia pariwisata Bali berkembang dan dikembangkan. Sementara itu, baru dipertengahan tahun 1980-an di Lombok, perisisnya dikawasan pantai Meniting, berdiri hotel yang layak untuk turis. Read more

« Previous PageNext Page »